Langsung ke konten utama

Menikah


Menikah...
Mungkin menjadi sebuah status yang sangat didambakan...
Atau mungkin...
Menjadi sebuah status yang sangat dihindari...

Menikah...
Mungkin menjadi sebuah awal dari kehidupan yang baru...
Atau mungkin....
Menjadi sebuah awal dari kehidupan yang penuh bencana...

Menikah...
Mungkin merupakan sebuah "keharusan"...
Atau mungkin...
Menjadi sesuatu yang sebenarnya "relatif"

Menikah...
Mungkin merupakan sebuah pencapaian terbaik dalam hidup
Atau mungkin...
Menjadi sebuah pencapaian terburuk yang menjerat sampai akhir hayat...

Menikah...
Bukan soal siapa dan apa pasangannya....
Bukan soal mahal atau tidakkah biayanya....
Bukan soal punya  anak atau tidak nantinya....

Tetapi apakah mau menerima orang lain secara utuh...
Tanpa memandang kelebihan maupun kekurangannya....
Tanpa memandang baik atau buruk sifatnya....
Tanpa memandang elok atau tidak parasnya...
Bahkan tanpa memandang apa status sosialnya...

Sebab menikah adalah sebuah komitmen seumur hidup...
Bukan untuk melunasi hutang....
Bukan hanya sebuah janji kosong...
Bukan bertujuan untuk menguasai seseorang...
Atau bahkan untuk melegalkan hubungan seksual semata...



Jakarta - Desember 13, 2017
Ketika sejenak terbangun dari kegelisahan tidur siang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terjepit

Terjepit... Mungkin kata itu adalah kata yang paling tepat untuk menggambarkan perasaanku saat ini Harapan dan niatku semakin tidak sejalan dengan realitas yang kuhadapi Ya, memang persoalan ini sudah berkali-kali aku hadapi Namun, entah mengapa, kali ini terasa sedikit berbeda... Ini bermula ketika aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan berpacaranku. Bukan karena alasan kehadiran orang ke-3, namun memang hubungan tersebut sudah "kurang enak" Banyak persoalan, bahkan perbedaan prinsip yang menyebabkan hal tersebut terjadi Tentunya, yang dilibatkan disini tidak hanya dua pihak, namun juga melibatkan keluargaku dan keluarganya Aku pun sudah bisa sedikit berdamai dengan peristiwa tersebut, namun bukan ini inti masalahnya. Keterjepitanku saat ini lebih kompleks daripada yang sebelumnya Memang tidak jauh dari persoalan berpacaran dan cinta, namun kali ini rasanya sangat berbeda Aku mengalami keterjepitan yang aneh Mulai dari terjepit karena situasi move on  yang k...

Curhat

Ah, sebenarnya aku agak tidak suka dalam kondisi seperti ini Entah apa yang kurasa saat ini Pikiranku sangat kacau, tidak seperti biasanya Namun, itulah kenyataanya, sangat sulit untuk memfokuskan diri  Entah apa yang ada di dalam pikiranku saat ini Entah kenapa selalu memikirkan hal-hal yang sangat sepele Ya, tidak terlalu sepele juga, namun sebenarnya bisa dikesampingkan  Aku sangat terganggu dengan hal ini, dan aku merasa sangat tidak nyaman Ah, baiklah, aku terpaksa menceritakan apa yang ada dalam pikiranku saat ini Entah kenapa pikiranku selalu memikirkan Dia Dia, seorang perempuan, yang memikatku melalui kecakapannya  Entah kenapa aku sangat tertarik dengannya, padahal kami sangat berseberangan  Ah, entah sejak kapan aku memikirkannya Mungkin, sejak pertama kali kami bertemu, tapi tidak juga  Kami belum lama saling bertemu, dan intensitas pertemuan kami sangat jarang Namun entah mengapa, aku selalu terpikir akan sosok dir...

Memahami Kehidupan

Kadang, aku bertanya di dalam kehidupan ini... Mengapa ada kematian? Mengapa ada kelahiran? Mengapa ada duka? Mengapa ada suka? Mengapa ada perpisahan? Mengapa ada pertemuan? Mengapa ada kepunahan? Mengapa ada hal-hal baru? Dan mengapa-mengapa yang lainnya? Aku terus mencari jawab soal itu... Lewat bacaan, ilmu pengetahuan, percakapan... Bahkan lewat pengalaman hidup itu sendiri... Namun, semakin aku mencari... Semakin aku makin tidak mengerti... Bahkan semakin aku terlihat bodoh... Bukan karena aku tidak tahu... Melainkan karena aku semakin tahu... Mungkin benar kata pepatah kuno... Kosong adalah isi, dan isi adalah kosong... Semakin kita mencari, semakin kita tidak mengetahui... Mengapa harus terjadi demikian? Bukankah semakin kita mencari, semakin kita mengetahui? Apakah ini yang disebut dengan "misteri kehidupan"? Atau apakah ini yang disebut dengan "kejamnya hidup"? Atau mungkin, ini disebabkan oleh pemahaman kita yang sangat kura...