Langsung ke konten utama

Kenanganku Denganmu

Ketika pertama kali kita bertemu...
Semua terasa biasa saja...
Semua terasa normal...
Tidak ada yang salah...

Setelah sekian kali bertemu...
Mulailah muncul rasa itu...
Sebuah rasa yang tumbuh karena interaksi berkelanjutan...
Sebuah rasa yang sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata...

Namun, aku belum mengerti dengan baik tentang rasa tersebut...
Kupikir, hal tersebut adalah sesuatu yang aneh...
Sesuatu yang cukup aneh menurutku pada saat itu...
Sesuatu yang menurutku cukup mengganggu...
Sangat mengganggu...

Aku pun berusaha menjauh...
Menjauh...
Menjauh darimu...
Agar rasa itu semakin mengecil...

Namun, apa daya...
Rasa tersebut justru semakin membesar...
Rasa itu pun semakin bergelora...
Baik di dalam hati, maupun pikiranku...

Setelah lama waktu berselang...
Muncullah niatku untuk memberikan perhatian kepada rasa tersebut...
Tetapi, apa boleh dikata...
Rasa itu mungklin sudah mati di dalam hatimu karena kebodohanku pada masa lalu...
Engkau pun pergi meninggalkanku disaat aku ingin mencoba merespons perasaan itu...

Sekarang, engkau pun sudah mendapatkan perespons lain...
Aku pun berusaha untuk move on dari segala kegalauanku mengenai perasaan itu...
Rasa cinta yang amat sangat dalam...
Rasa cinta yang cukup untuk menurunkan angka Indeks Prestasiku...
Rasa cinta yang membuatku kehabisan daya untuk memikirkan hal tersebut...

Tetapi...
Biarlah hal itu menjadi sebuah kenangan yang tidak terlupakan...
Biarlah kenangan tersebut tetap hidup...
Dalam hati kita masing-masing

Jakarta, 16 Agustus 2012
12.45 am



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terjepit

Terjepit... Mungkin kata itu adalah kata yang paling tepat untuk menggambarkan perasaanku saat ini Harapan dan niatku semakin tidak sejalan dengan realitas yang kuhadapi Ya, memang persoalan ini sudah berkali-kali aku hadapi Namun, entah mengapa, kali ini terasa sedikit berbeda... Ini bermula ketika aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan berpacaranku. Bukan karena alasan kehadiran orang ke-3, namun memang hubungan tersebut sudah "kurang enak" Banyak persoalan, bahkan perbedaan prinsip yang menyebabkan hal tersebut terjadi Tentunya, yang dilibatkan disini tidak hanya dua pihak, namun juga melibatkan keluargaku dan keluarganya Aku pun sudah bisa sedikit berdamai dengan peristiwa tersebut, namun bukan ini inti masalahnya. Keterjepitanku saat ini lebih kompleks daripada yang sebelumnya Memang tidak jauh dari persoalan berpacaran dan cinta, namun kali ini rasanya sangat berbeda Aku mengalami keterjepitan yang aneh Mulai dari terjepit karena situasi move on  yang k...

Curhat

Ah, sebenarnya aku agak tidak suka dalam kondisi seperti ini Entah apa yang kurasa saat ini Pikiranku sangat kacau, tidak seperti biasanya Namun, itulah kenyataanya, sangat sulit untuk memfokuskan diri  Entah apa yang ada di dalam pikiranku saat ini Entah kenapa selalu memikirkan hal-hal yang sangat sepele Ya, tidak terlalu sepele juga, namun sebenarnya bisa dikesampingkan  Aku sangat terganggu dengan hal ini, dan aku merasa sangat tidak nyaman Ah, baiklah, aku terpaksa menceritakan apa yang ada dalam pikiranku saat ini Entah kenapa pikiranku selalu memikirkan Dia Dia, seorang perempuan, yang memikatku melalui kecakapannya  Entah kenapa aku sangat tertarik dengannya, padahal kami sangat berseberangan  Ah, entah sejak kapan aku memikirkannya Mungkin, sejak pertama kali kami bertemu, tapi tidak juga  Kami belum lama saling bertemu, dan intensitas pertemuan kami sangat jarang Namun entah mengapa, aku selalu terpikir akan sosok dir...

Memahami Kehidupan

Kadang, aku bertanya di dalam kehidupan ini... Mengapa ada kematian? Mengapa ada kelahiran? Mengapa ada duka? Mengapa ada suka? Mengapa ada perpisahan? Mengapa ada pertemuan? Mengapa ada kepunahan? Mengapa ada hal-hal baru? Dan mengapa-mengapa yang lainnya? Aku terus mencari jawab soal itu... Lewat bacaan, ilmu pengetahuan, percakapan... Bahkan lewat pengalaman hidup itu sendiri... Namun, semakin aku mencari... Semakin aku makin tidak mengerti... Bahkan semakin aku terlihat bodoh... Bukan karena aku tidak tahu... Melainkan karena aku semakin tahu... Mungkin benar kata pepatah kuno... Kosong adalah isi, dan isi adalah kosong... Semakin kita mencari, semakin kita tidak mengetahui... Mengapa harus terjadi demikian? Bukankah semakin kita mencari, semakin kita mengetahui? Apakah ini yang disebut dengan "misteri kehidupan"? Atau apakah ini yang disebut dengan "kejamnya hidup"? Atau mungkin, ini disebabkan oleh pemahaman kita yang sangat kura...