Langsung ke konten utama

Penerbangan Terakhir


Mungkin,
Ini akan menjadi semacam penerbangan terakhirku...
Mungkin juga,
Pesawat yang saat ini aku kendalikan...
Akan jatuh menumbuk tanah atau terhempas di lautan yang luas karena kesalahan teknis...
Aku tidak tahu apa yang akan terjadi...

Mungkin saja,
Salah satu atau kedua mesin dari pesawat ini akan mengalami gangguan ketika berada pada ketinggian tertentu akibat sistem pencairan es yang tidak berjalan semestinya...
Atau,
Aku tidak dapat mengendalikan pesawat ini karena sistem navigasi yang tidak baik, yang memberikan informasi yang salah mengenai posisi dimana aku berada...

Aku tidak yakin dapat mencapai tujuan yang seharusnya dicapai...
Aku tidak yakin aku dapat mencapai semua impian yang sudah lama aku impikan...
Aku tidak yakin dapat mengarahkan segenap usahaku ke arah untuk mencapai segala cita-citaku...
Aku tidak yakin bahwa aku memiliki kapasitas seorang pilot yang mampu mengarahkan pesawatnya ke tujuan akhir walau banyak rintangan menghadang...

Tetapi, dibalik segala ketidak yakinanku itu...
Aku tetap harus menerbangkan pesawat tersebut...
Aku harus melepas landaskan pesawat tersebut dari bandara "Kelahiran"...
Aku harus mengendalikan pesawat tersebut menghadapi terpaan angin "Kehidupan",
Dan mendaratkannya kembali di bandara "Kematian"...

Aku sadar, banyak rintangan selama perjalanan menuju bandara tersebut...
Mungkin saja, aku akan menghadapi guncangan turbulensi yang dashyat di tengah perjalanan...
Mungkin saja, altimeter dan vertical speed indicator dalam instrumen penerbanganku akan mengalami lag dan akan mengganggu kestabilan penerbangan...
Atau yang lebih parah,
Pesawatku akan mengalami system breakdown karena kesalahan wiring insulation dan adanya hubungan arus pendek listrik selama penerbangan...

Apapun rintangannya,
Aku akan menghadapinya untuk mencapai tujuan akhir tersebut...
Aku akan berusaha menyampaikan semua penumpang dalam pesawatku ke tujuan akhir tersebut...
Dan,
Aku akan mencapai tujuan akhir tersebut...
Untuk mencapai dan menemui sesuatu yang sudah lama aku impikan...


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terjepit

Terjepit... Mungkin kata itu adalah kata yang paling tepat untuk menggambarkan perasaanku saat ini Harapan dan niatku semakin tidak sejalan dengan realitas yang kuhadapi Ya, memang persoalan ini sudah berkali-kali aku hadapi Namun, entah mengapa, kali ini terasa sedikit berbeda... Ini bermula ketika aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan berpacaranku. Bukan karena alasan kehadiran orang ke-3, namun memang hubungan tersebut sudah "kurang enak" Banyak persoalan, bahkan perbedaan prinsip yang menyebabkan hal tersebut terjadi Tentunya, yang dilibatkan disini tidak hanya dua pihak, namun juga melibatkan keluargaku dan keluarganya Aku pun sudah bisa sedikit berdamai dengan peristiwa tersebut, namun bukan ini inti masalahnya. Keterjepitanku saat ini lebih kompleks daripada yang sebelumnya Memang tidak jauh dari persoalan berpacaran dan cinta, namun kali ini rasanya sangat berbeda Aku mengalami keterjepitan yang aneh Mulai dari terjepit karena situasi move on  yang k...

Curhat

Ah, sebenarnya aku agak tidak suka dalam kondisi seperti ini Entah apa yang kurasa saat ini Pikiranku sangat kacau, tidak seperti biasanya Namun, itulah kenyataanya, sangat sulit untuk memfokuskan diri  Entah apa yang ada di dalam pikiranku saat ini Entah kenapa selalu memikirkan hal-hal yang sangat sepele Ya, tidak terlalu sepele juga, namun sebenarnya bisa dikesampingkan  Aku sangat terganggu dengan hal ini, dan aku merasa sangat tidak nyaman Ah, baiklah, aku terpaksa menceritakan apa yang ada dalam pikiranku saat ini Entah kenapa pikiranku selalu memikirkan Dia Dia, seorang perempuan, yang memikatku melalui kecakapannya  Entah kenapa aku sangat tertarik dengannya, padahal kami sangat berseberangan  Ah, entah sejak kapan aku memikirkannya Mungkin, sejak pertama kali kami bertemu, tapi tidak juga  Kami belum lama saling bertemu, dan intensitas pertemuan kami sangat jarang Namun entah mengapa, aku selalu terpikir akan sosok dir...

Memahami Kehidupan

Kadang, aku bertanya di dalam kehidupan ini... Mengapa ada kematian? Mengapa ada kelahiran? Mengapa ada duka? Mengapa ada suka? Mengapa ada perpisahan? Mengapa ada pertemuan? Mengapa ada kepunahan? Mengapa ada hal-hal baru? Dan mengapa-mengapa yang lainnya? Aku terus mencari jawab soal itu... Lewat bacaan, ilmu pengetahuan, percakapan... Bahkan lewat pengalaman hidup itu sendiri... Namun, semakin aku mencari... Semakin aku makin tidak mengerti... Bahkan semakin aku terlihat bodoh... Bukan karena aku tidak tahu... Melainkan karena aku semakin tahu... Mungkin benar kata pepatah kuno... Kosong adalah isi, dan isi adalah kosong... Semakin kita mencari, semakin kita tidak mengetahui... Mengapa harus terjadi demikian? Bukankah semakin kita mencari, semakin kita mengetahui? Apakah ini yang disebut dengan "misteri kehidupan"? Atau apakah ini yang disebut dengan "kejamnya hidup"? Atau mungkin, ini disebabkan oleh pemahaman kita yang sangat kura...