Langsung ke konten utama

Menikmati Malam


Langit mulai menggelapkan dirinya...
Bulan dan bintang mulai menampakkan cahayanya...
Lampu-lampu temaram mulai menyala...
Raungan suara kendaraan pun mulai tidak terdengar...
dan "makhluk-makhluk malam" pun mulai menunjukkan dirinya...
Pertanda satu hari akan berakhir, dan berganti hari yang baru...

Ah, indah sekali malam ini...
Walaupun terbalut dengan kesepian jiwa dan raga...
Tapi, izinkanlah aku menikmati malam ini...
Malam yang mungkin tidak akan dapat kunikmati di lain hari...
dan mungkin, menjadi malam yang terakhir kunikmati di dunia ini...

Sudah berkali-kali aku melewati malam seumur hidupku...
Bahkan, sudah berkali-kali pula aku berharap...
Untuk tidak terbangun di kemudian hari...
Tapi, apa daya...
Sang Pencipta masih mempercayakan kepadaku hari baru untuk dilewati...

Tapi, entah mengapa...
Malam kali ini terasa berbeda...
Rasanya, damai meliputi dunia dan diri ini...
Walaupun sebenarnya aku sedang memikirkan untuk merelakan sesuatu....
Sesuatu yang mungkin sudah lama sangat kurindukan, namun mungkin belum saatnya untuk kumiliki...

Oh, Sang Pencipta yang memiliki alam semesta ini...
Izinkanlah aku untuk menikmati malam ini...
Sekejap saja...
Karena mungkin, besok segala sesuatunya akan berbeda...
Atau mungkin...
Besok aku sudah tidak dapat menikmati lagi malam yang seperti ini....
Entah karena kesibukan, atau karena aku sudah tidak lagi ada di dunia ini...


Jakarta, Februari 9,2018
23.12
Saat sedang merenungkan dan menunggu harapan yang tak kunjung terpenuhi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terjepit

Terjepit... Mungkin kata itu adalah kata yang paling tepat untuk menggambarkan perasaanku saat ini Harapan dan niatku semakin tidak sejalan dengan realitas yang kuhadapi Ya, memang persoalan ini sudah berkali-kali aku hadapi Namun, entah mengapa, kali ini terasa sedikit berbeda... Ini bermula ketika aku memutuskan untuk mengakhiri hubungan berpacaranku. Bukan karena alasan kehadiran orang ke-3, namun memang hubungan tersebut sudah "kurang enak" Banyak persoalan, bahkan perbedaan prinsip yang menyebabkan hal tersebut terjadi Tentunya, yang dilibatkan disini tidak hanya dua pihak, namun juga melibatkan keluargaku dan keluarganya Aku pun sudah bisa sedikit berdamai dengan peristiwa tersebut, namun bukan ini inti masalahnya. Keterjepitanku saat ini lebih kompleks daripada yang sebelumnya Memang tidak jauh dari persoalan berpacaran dan cinta, namun kali ini rasanya sangat berbeda Aku mengalami keterjepitan yang aneh Mulai dari terjepit karena situasi move on  yang k...

Curhat

Ah, sebenarnya aku agak tidak suka dalam kondisi seperti ini Entah apa yang kurasa saat ini Pikiranku sangat kacau, tidak seperti biasanya Namun, itulah kenyataanya, sangat sulit untuk memfokuskan diri  Entah apa yang ada di dalam pikiranku saat ini Entah kenapa selalu memikirkan hal-hal yang sangat sepele Ya, tidak terlalu sepele juga, namun sebenarnya bisa dikesampingkan  Aku sangat terganggu dengan hal ini, dan aku merasa sangat tidak nyaman Ah, baiklah, aku terpaksa menceritakan apa yang ada dalam pikiranku saat ini Entah kenapa pikiranku selalu memikirkan Dia Dia, seorang perempuan, yang memikatku melalui kecakapannya  Entah kenapa aku sangat tertarik dengannya, padahal kami sangat berseberangan  Ah, entah sejak kapan aku memikirkannya Mungkin, sejak pertama kali kami bertemu, tapi tidak juga  Kami belum lama saling bertemu, dan intensitas pertemuan kami sangat jarang Namun entah mengapa, aku selalu terpikir akan sosok dir...

Memahami Kehidupan

Kadang, aku bertanya di dalam kehidupan ini... Mengapa ada kematian? Mengapa ada kelahiran? Mengapa ada duka? Mengapa ada suka? Mengapa ada perpisahan? Mengapa ada pertemuan? Mengapa ada kepunahan? Mengapa ada hal-hal baru? Dan mengapa-mengapa yang lainnya? Aku terus mencari jawab soal itu... Lewat bacaan, ilmu pengetahuan, percakapan... Bahkan lewat pengalaman hidup itu sendiri... Namun, semakin aku mencari... Semakin aku makin tidak mengerti... Bahkan semakin aku terlihat bodoh... Bukan karena aku tidak tahu... Melainkan karena aku semakin tahu... Mungkin benar kata pepatah kuno... Kosong adalah isi, dan isi adalah kosong... Semakin kita mencari, semakin kita tidak mengetahui... Mengapa harus terjadi demikian? Bukankah semakin kita mencari, semakin kita mengetahui? Apakah ini yang disebut dengan "misteri kehidupan"? Atau apakah ini yang disebut dengan "kejamnya hidup"? Atau mungkin, ini disebabkan oleh pemahaman kita yang sangat kura...