Langsung ke konten utama

Postingan

Harapanku Untuk Setitik Cahaya, a poem by Ria Carolina

Terang itu sekarang menjadi redup... Ku sapa terang itu, tapi ia tak menjawabku... Entah mengapa ia tak mau menjawabku... Terang itu jauh daripadaku... Jauh sampai suaraku pun tidak bisa dijawab... Aku harap terang itu menghampiriku yang kesepian, dan menyelimutiku dengan cahayanya... Apakah diriku yg menjauh dari cahaya itu? Aku tak tahu pasti.. Karena cahaya itu tak dapat terlukiskan... Cahaya itu adalah petikan harapanku Harapan hari esok yang memberi pelangi Pelangi yang di ukir... Dan pelangi yang membuatku berkeringat dan terluka...

Enam Bulan

Enam bulan... Mungkin merupakan waktu yang tidak terlalu lama... Mungkin juga bukan waktu yang sebentar... Mungkin juga merupakan waktu yang sedang... Enam bulan... Sejak engkau mengatakan "iya" sebagai jawaban... Sejak engkau menerimaku menjadi apa yang disebut sebagai "pacar"... Sejak kita untuk pertama kalinya terikat dalam suatu ikatan pertemanan yang intensitasnya lebih tinggi... Enam bulan... Kita telah melewati berbagai macam kondisi... Kita telah merasakan ketika kita berada dalam jarak yang dekat... Kita telah merasakan ketika kita terpisahkan oleh jarak yang jauh... Aku harap... Kita akan semakin "menyatu"... Semakin saling menghargai satu sama lain... Dan... Semakin menjadi pribadi yang semakin baik... Terima kasih karena engkau telah mengisi hatiku yang kosong... Terima kasih karena engkau telah mengobati luka-luka hatiku... Terima kasih karena engkau mau menerimaku dalam kondisiku yang seperti ini... Terima kasih untuk sega...

Afgan - Jodoh Pasti Bertemu

Andai engkau tahu betapa ku mencinta Selalu menjadikanmu isi dalam doaku Ku tahu tak mudah menjadi yang kau pinta Ku pasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya Jika aku bukan jalanmu Ku berhenti mengharapkanmu Jika aku memang tercipta untukmu Ku kan memilikimu, jodoh pasti bertemu

Michael Buble feat Nelly Furtado - Quando, Quando, Quando

Tell me when will you be mine Tell me quando quando quando We can share a love divine Please don't make me wait again When will you say yes to me Tell me quando quando quando You mean happiness to me Oh my love please tell me when Every moments a day Every day seems a lifetime Let me show you the way To a joy beyond compare I can't wait a moment more Tell me quando quando quando Say its me that you adore And then darling tell me when Every moments a day Every day seems a lifetime Let me show you the way To a joy beyond compare I can't wait a moment more Tell me quando quando quando Say its me that you adore And then darling tell me when Whoa lover tell me when Oh darling tell me when Oh come on tell me when Yeah tell me when

Mengapa?

Kau yang tak ku kenal... Tetapi engkau memberiku ruang untuk mengenalmu... Kau yang tak ku sayang... Entah mengapa menjadi sesuatu yang sangat kusayangi... Aku terus bertanya di dalam hati... Mengapa hal ini bisa terjadi? Mengapa hal ini ada? Mengapa, dan mengapa... Aku pun berusaha mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut... Mulai dari yang empiris... Sampai yang tidak logis sekalipun... Namun tetap saja... Aku tidak menemukan jawabannya... Mengapa? Mengapa? MENGAPA???

Our Poem...

Sejenak... Ku mengulang hal itu... Semuanya terasa indah... Sejak kau hadir di hidupku... Seperti pelangi yang menghiasi setiap hati... Keindahan dan kehadirannya... Membuatku takjub... Semua mata melihatnya dengan kagum... Karena pelangi hadir secara tiba-tiba... Dan tidak seorang pun dapat memperkirakannya... Sama seperti engkau yang hadir di hidupku... Tidak kuduga dan ku sangka... Kehadiranmu saat ini... Melebihi sebuah pelangi... Karena kamu... Kamu yang ada dan yang hadir saat ini... Tidak hanya dapat dilihat oleh indera penglihatan... Tidak hanya dapat dirasakan oleh indera perasa... Tidak hanya dapat didengar melalui indera pendengaran... Tidak hanya dapat diraba oleh indera peraba... Tetapi hanya dapat dirasakan oleh indera yang ada di dalam lubuk hatiku yang paling dalam... 

Kangen

Aku bingung... Aku tidak mengerti... Aku merasa asing... Aku merasa aneh... Entah mengapa... Ada suatu perasaan yang sangat kuat... Begitu kuat.... Sampai-sampai mengganggu pikiranku... Perasaan tersebut... Mengingatkanku kepadamu... Kepadamu yang terpisah jarak dariku... Kepadamu yang jauh disana... Aku ingin bertemu denganmu... Aku ingin bercengkrama, melepas kerinduanku... Aku ingin bercerita, menceritakan banyak hal kepadamu... Aku ingin menghabiskan waktu denganmu... Dan... Aku menginginkanmu di sisiku... I want you so badly my dear.... Cimahi, 19 Desember 2012